Statistik Situs Lowongan Pekerjaan Remote OK

Kita sudah mendengar kisah Pieter Levels yang sukses dengan dua bisnisnya, yaitu Nomad List dan Remote OK.

Pieter Levels membuka habis-habisan statistik Remote OK di sini:

Penghasilan dari bisnis Remote OK JAUH LEBIH BESAR daripada bisnis Nomad List. Nomad List menghasilkan $41 ribu per bulan dan Remote OK menghasilkan $110 ribu per bulan. Salah satu alasannya adalah Nomad List adalah bisnis B2C (Business-to-Consumers) dan Remote OK adalah bisnis B2B (Business-to-Business).

B2C = jual produk/jasa ke konsumen individu.
B2B = jual produk/jasa ke konsumen perusahaan.

Makanya orang sering bilang kalau mau bikin SaaS, bikinlah SaaS B2B. Tapi menurut saya, ceritanya tidak sesederhana itu.

Pieter bikin Nomad List dulu dan hal itu memberinya komunitas atau audience yang besar. Setelah itu barulah dia bisa bangun Remote OK dengan sukses. Kalau Pieter langsung bikin Remote OK, mungkin peluang suksesnya lebih sedikit karena dia belum punya traffic.

Terus lihat tidak valuasi bisnis SaaS Remote OK?

Valuasi adalah 16,29 kali dari penghasilan tahunan. P/E itu adalah Price-to-Earnings Ratio. Jadi kalau Anda mau beli bisnis Remote OK dari Pieter Levels, siapkan uang sebesar $17 juta (Rp 238 milyar). :kissing_heart:

Angka Net Profit Margin juga bikin ngiler. :yum:

Saya senang melihat transparansi bisnis ini sehingga saya bisa belajar banyak. Jadi kalau kalian bikin bisnis SaaS, apakah kalian berani setransparan ini? :thinking:

1 Likes

Bagaimana dengan perkembangan remote work khususnya di perusahaan indonesia?

Masih merangkak.

Bisa dilihat di sini:
https://www.techinasia.com/jobs/search?query=remote&country_name[]=Indonesia

Masih sedikit kan pekerjaan remote untuk perusahaan Indonesia?

Selain di TIA kira2 dimana lagi ya informasi mengenai remote work di company2 Indonesia

Di Jobstreet:

Masih sedikit kan? Perbandingannya dengan lowongan kerja secara menyeluruh:

Lowongan kerja remote cuma 1%. Jadi masih merangkak.