Bisnis Online (Daring) untuk Pelajar

Anda adalah pelajar. Anda sedang kuliah. Anda ingin berbisnis online (daring). Mari kita bahas strategi membangun bisnis online sebagai pelajar.

Motivasi Bikin Bisnis Online Sebagai Pelajar

Kenapa perlu bikin bisnis online sebagai pelajar? Sebagai asuransi. Tahu kan kisah para pelajar diajak internship untuk kemudian ditindas. Gaji cuma ratusan ribu Rupiah, tapi kalau mundur sebelum waktunya mesti bayar denda. Kalau kalian punya bisnis online, kekuatan tawar kalian lebih tinggi. Kalian tidak takut lagi diancam oleh bos perusahaan yang suka menindas. Kalian bisa picky dalam memilih pekerjaan.

Saya bilang ke kalian bahwa ada sebagian orang-orang yang bakal menindas kalian sebagai karyawan. Kalian bakal diperas habis-habisan. Tidak semua perusahaan begini, tapi ada. Makanya kalau kalian punya bisnis online yang cukup sukses, hei, mungkin kalian tidak perlu cari kerja lagi.

Lagipula siapa yang bisa menjamin tersedianya lapangan kerja bagi kalian?

Kasus Sukses Pelajar Berbisnis Online

Pertama-tama, adakah pelajar yang berhasil membangun bisnis online? Tentu saja ada. Dia adalah Easlo. Kisah dia sudah dibahas di sini, di sini, dan di sini. Dia berhasil mendapatkan lebih dari $9.000 (Rp 126 juta) dalam satu bulan dengan membuat kursus tentang Notion dan menjual template Notion.

Strategi Berbisnis Online Sebagai Pelajar

Mari kita lihat karakteristik seorang pelajar pada umumnya:

  • Tidak banyak duit (tergantung dengan orang tua)
  • Mesti belajar
  • Muda (banyak energi)
  • Bermain dengan teknologi yang berbeda

Anggap Anda kuliah di jurusan Ilmu Komputer (Computer Science). Anda bisa jadi Youtuber yang memberikan tutorial tentang bahasa Kotlin misalnya. Contoh kasus: Programmer Zaman Now.

Kalau Anda gagal dapat duit, setidak-tidaknya video-video Youtube itu bisa menjadi portfolio Anda pada saat melamar pekerjaan setelah lulus.

Tapi jangan lupa lihat TikTok juga. Peluang di situ lebih besar daripada di Youtube.

Kalau Anda punya renjana di tampak muka (front-end), Anda bisa membuat template/theme WordPress, Ghost, Magento dan berjualan di Envato Market, Ghost Marketplace.

Anda bisa membuat kursus pemrograman di Udemy.

Kalau Anda punya keahlian di desain, Anda bisa membuat model 3D dengan Blender dan berjualan model 3D di pasarloka.

Anda tidak punya keahlian di bidang pemrograman dan desain? Misalnya Anda kuliah di ekonomi. Anda bisa jadi penulis. Cari topik ceruk (niche) dan bikin newsletter berbayar. Contoh kasus: The Bear Cave.

Saya tidak sarankan bikin SaaS karena pembuatan SaaS itu bisa mengganggu kegiatan belajar kalian. Kalian harus bikin sistem monitorlah untuk memastikan SaaS-nya berjalan dengan baik. Tapi yah terserah Anda. Kalau Anda pengen bikin SaaS, bisa lihat kasus Bannerbear.

Sesuaikan minat belajar Anda dengan bisnis online Anda. Jadi kalau bisnis online Anda belum dapat duit, Anda masih tetap hepi.

Bangun audience juga di TikTok, Twitter, Instagram. Kalau audience sudah banyak, gampang bikin bisnis.

Perhatikan teknologi baru, seperti Web3, AI, AR, dll. Teknologi baru membuat disrupsi di mana kalian semua bisa mengambil kesempatan. Nanti aku bakal tulis lebih banyak tentang Web3 di Pembangun.

Pembagian Waktu

Kalian tidak harus mengorbankan waktu belajar atau waktu berpacaran. Kalian bisa misalnya menyediakan waktu 2 jam per hari secara konsisten untuk membuat video Youtube. Dua jam per hari selama 3-4 tahun itu bakal menghasilkan banyak sekali. Kalau konsisten ya.

Nanti kapan-kapan saya kasih pelatihan kepada kalian, pelajar, misalnya bagaimana menulis artikel teknis dalam bahasa Inggris, bagaimana membuat video tutorial, bagaimana mendesain model 3D, bagaimana membuat SaaS dengan Ruby on Rails misalnya.

Oh ya, bicara tentang artikel teknis, kalian juga bisa bikin blog pemrograman dan monetasi tulisan Anda.

Nanti kalau saya dapat ide baru tentang bisnis online untuk pelajar, akan saya tambahkan di utas ini. Makanya bookmark utas ini. Sementara ini saja dulu untuk memulai bisnis online sebagai pelajar.

1 Likes