Model Bisnis Pembangun

Kunjungan ke Pembangun sudah lumayan. Berikut rencana monetasi Pembangun ke depannya:

Satu: Pemasaran afiliasi (affiliate marketing).

Situs ini tempat indie hacker / orang yang mau membangun bisnis online / bootstrapper berkumpul dan mencari informasi dan inspirasi. Misalnya ada orang yang ingin membangun SaaS, saya bisa bikin penawaran ke situs hosting Indonesia untuk mengiklankan produk mereka di Pembangun.

Mereka juga butuh solusi pembayaran. Saya bisa bikin perjanjian pemasaran afiliasi dengan perusahaan yang menawarkan produk pembayaran ini.

Dua: Keanggotaan premium.

Jadi saya bagi tulisan saya menjadi gratis dan berbayar. Misalnya artikel yang membahas React Table seperti ini gratis. Tapi saya bisa menulis artikel tentang React Table yang lebih mendalam dan menyeluruh. Untuk membaca artikel ini, anggota forum harus bayar sekian puluh atau ratus ribu Rupiah per bulan.

Tiga: Lowongan pekerjaan.

Situs Pembangun terinspirasi oleh Indie Hackers. Nah, mereka punya jasa pemasangan lowongan pekerjaan:

Pengunjung Pembangun adalah umumnya orang-orang di dunia startup. Jadi saya bisa menawarkan startup-startup Indonesia untuk memasang lowongan pekerjaan di Pembangun.

Empat: Bikin produk premium.

Saya bisa bikin produk premium di Pembangun, misalnya kursus membangun SaaS dengan Ruby on Rails. Terus Pembangun ini menjadi lead bagi produk premium saya.

Lima: Bikin pasarloka (marketplace).

Bikin semacam Gumroad atau Udemy atau Maven. Model bisnis ini punya upside yang paling tinggi, tapi yang paling memakan banyak sumber daya.

Enam: Iklan dengan Google Ads atau Mediavine.

Jadi saya pasang iklan dari mereka. Tapi saya kurang suka dengan model bisnis ini.

2 Likes

Kalau saya pribadi sebagai orang yang masing jarang-jarang juga berkunjung kesini, setuju dengan model bisnis 1, 2 dan 3.

Tapi khusus nomor 2, mungkin bukan sekedar “konten premium”, pilihan untuk melakukan customisasi profil misalnya, bisa jadi salah satu ‘tambahan’ bagi member premium.

customisasi profil

Ah, seperti Discord.